IndoneBerita- Rasanya yang manis, membuat kurma (Phoenix
dactylifera) selalu menjadi takjil favorit saat puasa. Pasalnya, rasa
manisnya yang alami mampu mengembalikan energi, tanpa meningkatkan
risiko kenaikan berat badan. Selain itu, kandungan kurma yang kaya
nutrisi ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, bahkan
bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Berikut manfaat kurma bagi wanita,
terutama setelah melalui proses melahirkan.
Bantu Kecilkan Rahim
Di dalam kurma terdapat semacam hormon (potuchsin) yang berkhasiat
mengecilkan pembuluh darah dalam rahim, sehingga bisa membantu
mengecilkan rahim usai persalinan, sekaligus mencegah perdarahan rahim.
Memperlancar produksi ASI
Kandungan zat besi dan kalsium yang terdapat dalam kurma adalah
pembentuk ASI yang sangat baik. Karenanya, ibu menyusui sangat
disarankan untuk mengonsumsi kurma supaya produksi ASI-nya lancar.
Memulihkan tenaga setelah proses persalinan
Di dalam sebutir kurma terdapat protein 1,8-2%, serat 2-4%, glukosa
50-57%. Buah ini sangat bermanfaat dikonsumsi usai proses persalinan,
karena bisa mengembalikan tenaga ibu dalam waktu singkat. Kandungan gula
yang terdapat dalam kurma adalah jenis glukosa yang mudah diserap
tubuh, sehingga aman untuk penderita diabetes.
Melancarkan BAB
Setelah persalinan normal, ibu disarankan tidak mengedan saat BAB
supaya jahitannya tidak robek. kandungan vitamin A, tiamin, riboflavin,
niasin, kalium dan serat dalam dalam kurma, dapat membantu mempermudah
BAB.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !